Liga Inggris Brunswickwdi.com Sepakbola

Berita, Jadwal, Prediksi, Klasemen

This content shows Simple View

Spurs Belum Menyerah Jegal Langkah Chelsea

Klasemen Liga Primer Inggris musim 2016-2017 merupakan musim yang cukup membawa banyak kejutan. Bagaimana tidak, puncak klasemen saat ini dikuasai oleh klub yang musim lalu hampir saja terperosok ke jurang degradasi, Chelsea. Sedangkan juara musim lalu, Leicester City justru terperosok di posisi bawah klasemen Liga Inggris musim ini.

Jika itu belum mengejutkan anda, coba perhatikan jumah perolehan poin di klasemen sementara. Selisih poin antara The Blues dengan runner-up sementara, Tottenham Hotspur bahkan terpaut sepuluh poin. Dan mengingat kompetisi tinggal menyisakan beberapa pekan lagi, hampir bisa dipastikan bahwa trofi Premier League musim ini akan menjadi milik Eden Hazard dan kawan-kawan.

Meski diatas kertas Chelsea hampir dipastikan juara, Tottenham Hotspur dinilai belum menyerah atas usaha menjegal sang pemuncak klasemen. Dalam sembilan pertandingan yang tersisa ini, The Lilywhites merasa bukan tidak mugkin mereka bisa menjegal langkah The Blues dan kemudian memastikan diri sebagai juara English Premier League musim ini.

Vertoghen : Kami Terus Berusaha Kejar Chelsea

Diegoo Costa yang menjadi mesin gol Chelsea musim ini
Diegoo Costa yang menjadi mesin gol Chelsea musim ini

Sementara itu pemain bertahan Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen, mengungkapkan kepada media bahwa dia dan para punggawa Spurs belum menyerah soal perburuan gelar musim ini. Menurut Vertonghen, meskipun sulit, bukan hal yang tidak mungkin bagi Spurs untuk mengejar perolehan poin Chelsea.

“Kami (Tottenham) masih terus berusaha mengejar poin Chelsea. Jika boleh jujur, memang hal tersebut sulit dilakukan. Dan kami semua sadar itu,” ujar Vertonghen.

“Musim ini, mereka (Chelsea) memperlihatkan betapa kuatnya skuad mereka. Kita semua harus mengakui dan realistis akan hal itu. Akan tetapi kompetisi masih tersisa sembilan laga. Dan ini akan menjadi dua pekan yang bagus bagi kami untuk menjegal mereka,” tambah Vertonghen.

Dalam laga terakhir, Chelsea menang 2-1 atas Stoke City di Stadion Bet365, Stoke, Sabtu (18/3/2017). Kemenangan Chelsea ditentukan melalui gol Willian (13′) dan Gary Cahill (87′). Adapun gol Stoke City tercipta melalui Jonathan Walters (38’pen).

Dalam sisa musim ini, Chelsea dijadwalkan melakoni big match kontra Manchester City dan Manchester United dalam dua pekan ke depan. Sementara itu pada waktu yang bersamaan, Tottenham Hotspur akan meladeni Burnley, Swansea City, dan Bournemouth.

Meski Main Buruk, Chelsea Pasti Tetap Juara – Souness

Antonio Conte, sosok yang berhasil mengubah total The Blues musim ini
Antonio Conte, sosok yang berhasil mengubah total The Blues musim ini

Di lain sisi, fenomena Chelsea musim ini cukup mengundang perhatian banyak pihak. Tidak hanya dari simpatisan, bahkan pihak-pihak yang sempat bersebrangan dengan The Blues pun kini banyak yang kagum atas prestasi mereka musim ini.

Adalah mantan manajer Liverpool, Graeme Souness, yang ikut berkomentar soal nasib Chelsea musim ini. Souness menganggap bahwa apapun yang terjadi, peluang The Blues untuk menjuarai Premier League musim ini tetap terbuka. Bahkan meski Chelsea tidak bermain bagus.

“Meskipun bermain buruk, Chelsea akan tetap menjadi juara Premier League. Bahkan, jika mereka kehilangan salah satu dari Eden Hazard ataupun Diego Costa, mereka akan tetap juara. Jika kehilangan keduanya, peluang itu sedikit menipis, namun tetap terbuka lebar bagi mereka” kata Souness.

“Mereka (Chelsea) memperlihatkan kualitasnya dalam laga menghadapi Stoke City. Mereka bisa menang dalam berbagai tipe pertandingan. Chelsea memang tidak selalu menampilkan permainan bagus, akan tetapi mereka tidak pernah kalah dalam laga seperti itu,” tambah Souness.

Peningkatan prestasi Chelsea musim ini memang tidak lepas dari sentuhan sang manajer baru, Antonio Conte. Sejak tiba di Stamford Bridge, Conte memang telah berhasil membuat beberapa perubahan ekstrim di kubu The Blues. dari segi strategi hingga prestasi.



Gabung Chicago Fire, Schweinsteiger Pamit Kepada Rooney

Manchester United dikabarkan menyudahi kontrak sang gelandang, Bastian Schweinsteiger. Pemain yang didatangkan dari Bayern Munchen tersebut kini resmi menandatangani kontrak dengan klub asal Major League Soccer, Chicago Fire. Negosiasi antara tim setan merah dengan pihak Chicago Fire dan Schweinsteiger dikabarkan telah mencapai final pada selasa lalu.

Kepindahan sang pemain bisa dibilang mengundang rasa penasaran publik, sebab kedua belah pihak sepakat untuk merahasiakan nilai transfer sang pemain. Dan menurut kabar yang beredar, kini mantan kapten tim nasional Jerman tersebut tengah menjalani tes kesehatan di Chicago sebagai salah satu persyaratan kepindahan. Ditanyakan tentang kepergiannya, Bastian pun menyampaikan pamit kepada rekan di Old Trafford.

“Jujur  saja sebenarnya saya sedih meninggalkan rekan-rekan di Manchester United. Akan tetapi, saya juga ingin berterima kasih kepada United karena telah memberikan kesempatan baru bagi saya di MLS. Sebuah pengalaman yang menyenangkan bisa bekerja bersama pelatih, para pemain, dan staf pelatihdi Old Trafford. Dan juga kepada para suporter, saya berharap kita semua selalu sukses” ujar Schweinsteiger.

Memulai Karir Baru di Chicago Fire

Bastian Schweinsteiger resmi meninggalkan Manchester United
Bastian Schweinsteiger resmi meninggalkan Manchester United

Bastian Schweinsteiger tiba di Old Trafford pada awal musim 2015-16. Adalah sosok Louis van Gaal yang menjadi aktor di balik kedatangan sang gelandang dari Bayern Munchen. Namun hingga musim ketiganya ini, Schweinsteiger hanya mampu mencatat mencetak dua gol dan satu assist dalam 36 laga.

Bahkan dalam kepemimpinan Jose Mourinho saat ini, pemain berusia 32 tahun tersebut tidak masuk ke dalam skuat utama The Red Devils. Oleh karena itu, meskipun sedih harus meninggalkan rekan-rekannya di United, Schweinsteiger merasa senang karena masih bisa meneruskan karir sepakbolanya meski di MLS.

“Saya sangat bahagia bisa menjadi bagian dari tim ini. Tim yang berhasil memenangi Piala FA pada musim lalu. Saya selalu ingin memiliki semangat dan motivasi besar seperti saat itu. Sekarang, saya berharap bisa memulai karier baru saya di Chicago Fire,” lanjut Schweinsteiger.

Pamit Kepada Rooney

Kebersamaan Schweinsteiger bersama sang kapten, Wayne Rooney
Kebersamaan Schweinsteiger bersama sang kapten, Wayne Rooney

Bastian Schweinsteiger memiliki hubungan yang cukup istimewa dengan Wayne Rooney. Maklum saja, kedua pemain ini merupakan sosok paling senior dalam sepakbola jika dibandingkan dengan para pemain United lainnya. Keduanya sempat menjalani masa-masa tersulit mereka di Old Trafford ketika keduanya tidak masuk ke dalam skuad reguler tim setan merah.

Meski tidak lagi muda, semangat juang Schweinsteiger dan Rooney tidak pernah surut. Mereka tetap bersabar dan terus berusaha untuk menembus tim utama Manchester United. Meski hasilnya tidak seperti yang mereka harapkan, Bastian kini resmi bergabung bersama Chicago Fire, dan Rooney tengah diambang kepergiannya dari Old Trafford.

Untuk mengiringi kepergiannya darik Theater of Dream, Bastian Schweinsteiger pun mengucapkan kalimat perpisahannya kepada Wayne Rooney. Lewat akun Instagram-nya, Schweinsteiger mengunggah foto dirinya bersama sang kapten. Dan dalam foto tersebut pun, sang pemain menuliskan pada caption foto tersebut: “Saya memiliki sahabat yang sangat baik di Manchester. Saya selalu berharap anda (Rooney) dan juga tim selalu mendapatkan yang terbaik, kapten!”

Sedikit mengundang tanya memang, sebab dikabarkan kini Wayne Rooney tengah diambang kepergiannya dari Old Trafford. Pemain yang kerap dijuluki ‘Shrek’ tersebut dikabarkan tengah dalam pantauan banyak klub. Bahkan Liga Super Cina hingga sang mantan klub, Everton pun dikabarkan tengah berusaha untuk mengambil hati sang pemain. Jika semua kabar itu benar, sepertinya United akan benar-benar kehilangan dua bintangnya dalam sekejap.




top